Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label aqidah
Penyimpangan Seksual, Bukti Lemahnya Dogma Gereja Katolik Oleh: Noor Afeefa Komite Hak Asasi Manusia PBB akhirnya mengeluarkan kecaman keras kepada Vatikan dan menuduh bahwa Vatikan mengadopsi kebijakan yang memungkinkan pastor memperkosa dan mencabuli ribuan anak-anak (voa-Islam, 6/2/2014). Sebelumnya, Gereja Katolik telah menghadapi banyak tuduhan kasus kekerasan seksual terhadap anak-anak yang dilakukan oleh pastor di seluruh dunia dan mendapatkan kritik karena keuskupan tidak memberikan reaksi yang memadai (BBC, 16/1/2014). Tak hanya penyimpangan seksual kepada anak-anak, beberapa waktu lalu, seorang biarawati asal Salvador kedapatan melahirkan bayi.  Meski ayah dari bayi itu masih misterius, namun sang bayi akhirnya dinamai dengan Francesco (Francis), nama yang sama dengan titel untuk Paus dan salah satu nama yang paling populer di Italia (Islampos, 20/01/2014). Masalah penyimpangan seksual yang dilakukan sejumlah pendeta dan uskup di berbagai negara sebenarnya tel...

Jaminan Keadilan bagi Semua Agama dalam Negara Khilafah Islam

Jaminan Keadilan bagi Semua Agama dalam Negara Khilafah Islam Oleh: Noor Afeefa Fitrah beragama umat muslim kembali terpasung.  Di beberapa negara, umat Islam mengalami diskriminasi.  Dalam waktu yang hampir bersamaan, terjadi berbagai penolakan terhadap agama Islam dan kaum muslim. Sempat beredar kabar bahwa di Angola, sebuah negara kecil di benua Afrika, telah melarang perkembangan Islam, bahkan juga 194 sekte lainnya.  Kabarnya, Pemerintah Angola mengambil langkah-langkah dengan menghancurkan masjid-masjid di negara itu.  Menteri kebudayaan Angola, menyatakan ”Proses pengakuan Islam di negara ini belum disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, masjid akan ditutup sampai pemberitahuan lebih lanjut”   (eramuslim.com, 25 November 2013). Kabar tersebut lantas dianulir oleh beberapa ulama Angola dan komunitas muslim Angola beberapa hari setelah kabar tidak sedap itu berkembang ke seantero dunia.  Mereka menyatakan bahwa tidak ada penutupan...

Menciptakan Kerukunan Umat Beragama di Negara Sekuler, Mungkinkah?

Menciptakan Kerukunan Umat Beragama di Negara Sekuler, Mungkinkah? Pengantar Pro kontra soal RUU KUB (Kerukunan Umat Beragama) belum mereda.  Pemerintah pun dibuat pusing karena di negeri plural ini ancaman terhadap kerukunan umat beragama terus meningkat.  Beberapa momentum perayaan hari-hari besar agama, pendirian tempat peribadatan dan munculnya beragam kelompok keagamaam, tak luput dari ancaman gesekan antar penganut agama.  Berharap mendapatkan jalan keluar yang baik, Work Shop dan Konsultasi Program Peningkatan Kerukunan Umat Beragama telah dilaksanakan di Manado pada awal Mei ini.   Menuntaskan masalah toleransi dan kerukunan umat beragama memang bukan berkara mudah.  Beragam dialog, seminar dan workshop telah diadakan.  Berbagai buku pun telah berupaya mengupas tuntas persoalan ini.  Namun, ibarat angin lalu, semua slogan dan ajakan agar setiap kelompok agama menahan diri dari gesekan seakan tak berarti.  Kelompok Islam rad...

Menjaga Diri dari Tipuan Duniawi

Menjaga Diri dari Tipuan Duniawi   Hidup dalam tatanan masyarakat kapitalis memang berat. Keinginan berbuat baik pun kerap berujung pada keburukan. Apalagi perbuatan tidak baik, pasti mendatangkan kesulitan. Setidaknya inilah yang kini menimpa sebagian masyarakat yang ingin bertahan hidup di tengah himpitan sistem kufur tersebut. Berharap mendapatkan untung, malah merugi karena investasi yang menipu. Kasus tipu menipu bisnis investasi bukan satu atau dua kali terjadi dan terungkap. Belum hilang ingatan kita tentang sepak terjang Koperasi Langit Biru yang berhasil menipu nasabahnya hingga triliunan rupiah. Kini, investasi yang bersandar pada jual beli emas pun marak didakwa sebagai penipuan. Manajemen Raihan Jewellery dilaporkan kepada Polda Jawa Timur karena perusahaan investasi emas ini tidak menepati janji investasi semula. Dana nasabah yang dihimpun diperkirakan mencapai Rp 13,2 triliun. Selain itu ada pula PT Golden Traders Indonesia Syariah (GTIS). Perusahaan...

Perayaan Tahun Baru dan Serangan Hadlarah Asing

Perayaan Tahun Baru dan Serangan Hadlarah Asing Hingar bingar penyambutan tahun baru 2013 semakin memuncak, tak terkecuali di Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim.  Pergantian tahun pada kalender Masehi itu hampir selalu menjadi rutinitas perayaan yang tidak boleh terlewatkan oleh semua kalangan umur.  Libur panjang yang beriringan dengan Natal bahkan bertepatan dengan liburan sekolah menambah riuh orang-orang yang berkeinginan melalui pergantian tahun itu dengan berbagai kegiatan spesial.  Mereka umumnya beralasan bahwa pergantian tahun adalah kesempatan yang hanya datang setahun sekali, maka apa salahnya jika dirayakan atau diisi dengan kegembiraan melebihi hari-hari biasanya. Bagi muslim, merayakan tahun baru Masehi sebenarnya merupakan aktivitas terlarang.  Sebab, perayaan tahun baru merupakan bentuk kebudayaan (hadlarah) dari luar Islam. Tahun baru pertama kali dirayakan pada tanggal 1 Januari 45 SM. Pada mulanya perayaan ini dirayakan...