Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Perempuan

Keunggulan Sistem Sosial Islam

Keunggulan Sistem Sosial Islam S istem  Sosial  Islam   (An-Nizham al-Ijtima’i fi al- Islam )  merupakan bagian dari sistem Islam secara keseluruhan. Sistem ini berasal dari Allah SWT yang menciptakan perempuan. Karena itu bisa dipastikan sistem sosial Islam akan memuliakan manusia, termasuk perempuan. Ini karena aturan Allah mustahil menistakan ciptaan-Nya. Islam memang diturunkan untuk memberi kebaikan bagi manusia (Lihat: QS al-Anbiya’ [29] : 107). Landasan dan Prinsip sistem  sosial  Islam  tegak berdasarkan keimanan kepada Allah SWT ( akidah Islam ). Konsekuesi iman ( akidah ) mengharuskan penyerahan pengaturan kehidupan sosial manusia kepada Allah SWT semata. Sikap pasrah terhadap aturan Allah ini juga penting sehingga manusia bisa mengesampingkan hawa nafsu dan penilaian bedasarkan pemikiran manusia. Inilah keunikan  sistem sosial  Islam  yang tidak dimiliki oleh  sistem  buatan manusia ( sekuler  kapitalis...
Penyimpangan Seksual, Bukti Lemahnya Dogma Gereja Katolik Oleh: Noor Afeefa Komite Hak Asasi Manusia PBB akhirnya mengeluarkan kecaman keras kepada Vatikan dan menuduh bahwa Vatikan mengadopsi kebijakan yang memungkinkan pastor memperkosa dan mencabuli ribuan anak-anak (voa-Islam, 6/2/2014). Sebelumnya, Gereja Katolik telah menghadapi banyak tuduhan kasus kekerasan seksual terhadap anak-anak yang dilakukan oleh pastor di seluruh dunia dan mendapatkan kritik karena keuskupan tidak memberikan reaksi yang memadai (BBC, 16/1/2014). Tak hanya penyimpangan seksual kepada anak-anak, beberapa waktu lalu, seorang biarawati asal Salvador kedapatan melahirkan bayi.  Meski ayah dari bayi itu masih misterius, namun sang bayi akhirnya dinamai dengan Francesco (Francis), nama yang sama dengan titel untuk Paus dan salah satu nama yang paling populer di Italia (Islampos, 20/01/2014). Masalah penyimpangan seksual yang dilakukan sejumlah pendeta dan uskup di berbagai negara sebenarnya tel...

Peran Muslimah dalam Membangun Masyarakat

Peran Muslimah dalam Membangun Masyarakat Oleh: Noor Afeefa Allah SWT menciptakan wanita dengan kodrat kewanitaannya. Ia diberikan karunia sifat kelembutan dan kasih sayang agar bisa melaksanakan tugas utamanya. Karena itulah, Islam mengatur peni kehidupan wanita dengan aturan yang begitu rapi agar pelaksanaannya menjamin keberlangsungan masyarakat secara baik. Allah SWT tidak memberikan peran strategis tersebut kepada laki-laki. Karenanya, secara penciptaan pun laki-laki tidak diberi karunia untuk melahir¬kan, menyusui dan sifat kelemah lembutan. Allah SWT telah menempatkan laki-laki pada posisi yang membutuhkan tenaga atau fisik lebih kuat. Oleh karena itulah, laki-laki dibebani tanggung jawab mencari nafkah bagi keluarganya. Inilah konsep umum pembagian tugas antara laki-laki dan wanita dalam Islam. Sayangnya, keadaan yang begitu indah tertata antara laki-laki dan wanita dalam Islam kini tengah dirusak oleh ideologi kapitalisme. Posisi wanita bergeser. Sungguh, menjad...

Tak Ada Tempat bagi PSK

Tak Ada Tempat bagi PSK Oleh: Noor Afeefa Seperti biasa, lebaran membawa perubahan komposisi masyarakat urban.  Yang menyedihkan adalah jumlah PSK (Pekerja Seks Komersial) yang ditengarai mengalami peningkatan di beberapa kota besar.  Di Bekasi peningkatan PSK setelah lebaran diprediksi 15-30 persen di beberapa titik lokasi (Tribunews.com, 19 Agustus 2013). Sayangnya, sebagian kalangan malah cenderung memaklumi kondisi tersebut.  Menurut mereka, inilah harga yang harus dibayar dari semua kesulitan hidup saat ini.  Himpitan yang melanda seluruh rakyat baik di desa maupun di kota telah membawa para perempuan yang minim keahlian ini mengeruk rupiah dengan menjual diri.  Itulah pekerjaan yang dianggap paling mudah dilakukan, karena nyaris tidak membutuhkan kecakapan khusus.  Bahkan, siapa pun bisa melakukannya.  Para perempuan penghibur ini pun berdalih bahwa mereka menjual diri hanyalah untuk menyambung hidup, dari pada harus mengemis atau melakuk...

Menyiapkan Anak di Awal Tahun Ajaran

Menyiapkan Anak di Awal Tahun Ajaran Setiap orang tua pasti menghendaki kesuksesan anak-anaknya, terlebih dalam hal pendidikan.  Pada semua jenjang pendidikan –mulai dari usia dini hingga perguruan tinggi- kesiapan awal menapaki bangku sekolah/kuliah, sangat menentukan kesuksesan pendidikan pada masa selanjutnya.  Dan untuk semua itu, peran sang ibu tentu sangat besar. Namun demikian, tidak sedikit ibu yang menyepelekan persoalan ini.  Merasa anak sudah mendapatkan sekolah atau tempat kuliah, ibu lantas mencukupkan diri dengan perasaan tenang.  Seakan-akan anak pasti lebih baik, lebih pintar, lebih sholih, dan sebagainya.  Hal yang sama juga terjadi tatkala liburan sekolah usai dan sang buah hati sudah kembali ke sekolah.  Mereka merasa lega, karena tugas mengawasi anak tidak lagi membebani mereka.  Tanggung jawab itu dianggap telah beralih ke sekolah. Sungguh, masa awal tahun ajaran adalah masa yang amat krusial bagi anak.  Amat disayan...

Mencermati Fenomena Anak Cepat Dewasa

Mencermati Fenomena Anak Cepat Dewasa Fakta mengejutkan kembali hadir di hadapan kita menyangkut polah tingkah anak-anak jaman sekarang.  Mereka dinilai terlalu cepat dewasa dengan masa kanak-kanak selesai pada usia 12 tahun. Setidaknya itulah yang ditemukan oleh Netmums, sebuah situs internet untuk kaum ibu di Inggris.  Lembaga ini juga menyatakan bahwa anak mendapat tekanan yang kuat agar berkembang lebih cepat (bbc, 6/03/2013). Di Indonesia sendiri, masalah ini pun mulai dirasakan.  Melihat polah tingkah anak-anak khususnya yang mengikuti berbagai ajang penilaian kreativitas anak, menunjukkan bahwa anak-anak jaman sekarang sudah memiliki kemampuan seperti anak-anak di atas usianya (bahkan orang dewasa).  Sudah jamak dijumpai adanya anak usia TK yang mampu menari ala tarian orang dewasa, berlenggak-lenggok ala peraga busana dewasa,  memainkan musik dan menyanyi layaknya pemain band orang dewasa, bahkan berdandan atau bersolek gaya khas orang dewasa. ...

Jerat Dunia Hiburan pada Kaum Ibu

Jerat Dunia Hiburan pada Kaum Ibu Dunia hiburan memang menggelitik semua orang tanpa pandang usia. Inilah fenomena yang terjadi pada tatanan kehidupan yang semakin liberal di negeri ini. Konser musik NOAH pada 2 Nopember lalu di Ancol benar-benar menyihir kawula muda. Mereka  tak hanya remaja, bahkan ibu-ibu muda pun turut memadati area konser tersebut. Bergaya trendi, ibu-ibu ini ngotot menyaksikan aksi terbaru sang bintang pujaan yang sudah lama absen karena tindakan asusilanya itu. Mereka pun bahkan rela meninggalkan anak-anak mereka yang masih kecil hanya demi memuaskan hasrat menghibur diri. Inilah kekonyolan yang berulang terjadi di negeri seribu krisis ini. Krisis yang menghinggapi generasi (anak-anak) dengan semakin banyaknya peristiwa kekerasan yang dilakukan anak, penggunaan obat terlarang, pergaulan bebas, dan lain sebagainya ternyata belum juga membuat jera kaum ibu untuk turut memikirkan upaya penyelesaiannya. Padahal, telah jelas bahwa permasalahan...

Keluarga dalam Ancaman Kapitalisme

Keluarga dalam Ancaman Kapitalisme Tak dapat dipungkiri, kehidupan sekuler kapitalistik yang mendominasi kehidupan kaum muslim saat ini telah membawa petaka di segala bidang, tak terkecuali institusi keluarga.  Gambaran indahnya keluarga muslim sejati yang dijanjikan Allah SWT kini pudar tergerus oleh kejahatan kapitalisme.  Ideologi yang menjauhkan agama dari kehidupan ini telah sukses mengantarkan keluarga di ambang kehancuran.   Kapitalisme Biang Kerok Segala Persoalan Di antara persoalan paling menonjol yang ditimbulkan kapitalisme adalah kemiskinan.  Bahkan kemiskinan telah menjadi momok paling menakutkan sehingga sempat menipu sebagian kalangan yang ingin melakukan perubahan bagi masyarakat.   Saking beratnya, kemiskinan dianggap persoalan paling penting, sedangkan aspek yang lain kerap dikesampingkan.  Mengapa kapitalisme menghasilkan kemiskinan?  Tentu saja, karena teori ekonomi kapitalisme dibangun berdasarkan asums...

Wacana Nabi Perempuan, Upaya Mengangkat Derajat Perempuan?

Wacana Nabi Perempuan, Upaya Mengangkat Derajat Perempuan? Propaganda kesetaraan gender rupanya tak mengenal waktu.  Bahkan di saat-saat kaum muslim berusaha mendekat kepada Al Qur’an –seperti di bulan Ramadhan ini- persoalan klasik ini kembali dimunculkan.  Bermula dari upaya menyingkap misteri Siti Maryam – salah seorang perempuan yang banyak disebut dalam al Qur’an, opini kemudian berkembang kepada Nabi perempuan.  Inilah yang hendak diungkap oleh Prof. Dr. Nasaruddin Umar –tokoh yang banyak menekuni isu-isu gender- baru-baru ini (Republika.co.id, 12 Agustus 2012). Wacana nabi perempuan sebenarnya sudah lama ada, bahkan tokoh nasional tersebut pernah mengungkapkannya di media cetak nasional pada 2005 lalu.  Dalam sejarah kaum muslim, bahkan sejak abad ke-4 Hijriyah telah muncul pendapat tentang Nabi perempuan.  Hanya saja, pendapat ini tidak berkembang dan cukup asing karena kelemahan argumentasi dan dalil.  Kemudian, mayoritas ulama s...

Dukungan Istri Bagi Dakwah Suami

Dukungan Istri Bagi Dakwah Suami Dakwah adalah kewajiban bagi setiap Muslim. Kewajiban ini telah diemban oleh generasi awal Islam begitu perintah berdakwah tersebut turun. Para pengemban dakwah pada masa itu adalah orang-orang pilihan yang gagah berani.   Mereka juga adalah para suami yang memiliki keluarga dan istiri di sisinya.   Oleh karena itu, sungguh menarik mempelajari sepak terjang pendamping (istri) para pejuang Islam kala itu.   Sebab, mereka pastilah juga istimewa karena berhasil memberikan dukungan bagi keberhasilan dakwah suaminya. Di balik ketegaran menahan siksa karena mempertahankan kebenaran, di balik kilatan pedang karena menegakkan panji-panji Islam, dan di balik kebijaksanaan pemimpin yang adil ternyata telah bersanding sosok perempuan (istri) yang tegar menanggung risiko dan rela berkorban bahkan mampu bersikap secara agung bagi keberhasilan dakwah sang suami.   Dialah para istiri yang senantiasa memberikan dukungan bagi suaminya (para peju...

Hindari Perilaku Konsumtif di Bulan Mulia

Hindari Perilaku Konsumtif di Bulan Mulia Jakarta | Rabu, 1 Aug 2012 Bagaikan tradisi, pola konsumsi dan belanja masyarakat menjelang dan selama bulan Ramadhan cenderung meningkat. Gelagat ini bahkan terkesan tak bisa dihindari. Padahal, harga barang-barang cenderung naik bahkan hingga lima kali lipat. Namun, tingkat konsumsi dan intensitas berbelanja masyarakat tak jua turun, sebaliknya cenderung meningkat. Tingginya tingkat konsumsi masyarakat ini tentu harus kita waspadai, jangan sampai cara pandang materialism yang dihiasi oleh sikap hidup mewah, berlebihan, dan mengutamakan kepentingan duniawi (materi) hingga hedonisme, merusak suasana ibadah Ramadhan. Kecenderungan berlebihan, dimulai dari pengaturan menu makanan berbuka puasa hingga kebiasaan memborong berbagai bahan makanan karena khawatir kehabisan dan harga yang melejit, adalah salah satu dari sikap konsumtif yang tidak bisa dilepaskan dari sistem kapitalisme yang membelit. Hingar bingar pasar, mall, toko-toko, hin...

Dua Mutiara Di Tengah Gulita Malam

Dua Mutiara Di Tengah Gulita Malam Tak diragukan lagi, perjuangan menegakkan Daulah Islam pada awalnya telah bertabur pahlawan perempuan. Di antara para Shahabiat Rasulullah saw. tersebut adalah dua perempuan shalihah nan cerdas lagi berani. Keduanya menjadi pusat perbincangan sejarah ketika mereka tercatat dalam barisan orang-orang yang berani menanggung risiko mendatangi Bukit Aqabah di tengah gulita malam pada pertengahan bulan Dzulhijjah tahun ke-13 kenabian. Dua orang Shahabiat bergabung dengan 73 laki-laki mukhlis lainnya. Mereka adalah Ummu Amarah ra. dan Ummu Mani ra. [...]

Mempertanyakan Kesahihan Pendidikan Kespro dalam Penanggulangan Seks Bebas

Mempertanyakan Kesahihan Pendidikan Kespro dalam Penanggulangan Seks Bebas Pergaulan bebas rupanya masih menjadi bagian dari kehidupan remaja di negeri muslim ini.  Di tengah keinginan menyelamatkan para remaja dari pergaulan bebas, sebuah video pesta seks pelajar  justru beredar baru-baru ini. Kali ini terjadi di Kabupaten Gunung Kidul, DI Yogyakarta. Dalam video tersebut terdapat tujuh anak laki-laki serta dua perempuan melakukan pesta mesum di hutan Semampir, Desa Semugih Rongkop.  Diduga kuat peristiwa itu diabadikan dengan kamera ponsel oleh salah satu pelaku (Kompas.com, 01/02/2012). Sebagaimana yang sudah-sudah, merebaknya seks bebas di kalangan remaja (pelajar) selalu mengingatkan pada sebuah program yang kini giat dilakukan di lembaga-lembaga pendidikan, yaitu pendidikan Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR).  Dalam kasus ini pula, salah seorang pemerhati sosial Gunung Kidul, Tri Asmiyanto, berpendapat bahwa pemerintah setempat seharusnya l...

Femininitas Salah Arah dan Kerusakan Masyarakat

Femininitas Salah Arah dan Kerusakan Masyarakat   Beberapa saat setelah Malinda Dee (MD) ditangkap, menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar menyampaikan komentar keprihatinannya atas pembobolan uang nasabah Citibank yang dilakukan oleh seorang staf private banking perempuan.  Namun menurutnya, hal ini adalah sebuah kasus yang kebetulan saja pelakunya perempuan. Dia pun meminta masyarakat jangan memojokkan kaum perempuan dalam kasus ini. Linda juga menyayangkan bila masyarakat mengaitkan kasus MD dengan sensualitas dan kecantikannya sebagai perempuan. (Republika.co.id, 3/4/2011).   Tidak hanya MD, sebelumnya polisi juga sudah menangkap seorang perempuan cantik yang berprofesi sebagai penipu.  Selly masuk tahanan setelah beberapa korban melaporkan aksi penipuannya.  Para korban tidak menyangka kalau perempuan cantik itu ternyata penipu, karena gayanya yang meyakinkan.   Laki-laki maupun perempuan memang memiliki pelua...

Kehinaan Perempuan dalam Jerat Kapitalisme

Kehinaan Perempuan dalam Jerat Kapitalisme   Pengantar   Siapa bilang kemoderan yang dikesankan indah oleh kapitalisme adalah kemajuan dan harapan masa depan manusia.  Kini terbukti di depan mata, bahwa kehidupan kapitalistik telah menjerat manusia tak terkecuali kaum perempuan.  Menyisir kondisi perempuan di sepanjang tahun 2011 menyisakan kenangan pahit; perempuan terhina menjadi korban dari kejahatan kapitalisme.    Banyaknya perempuan di ujung palu hakim menunjukkan adanya tren kenaikan jumlah perempuan yang tersangkut kasus hukum.  Selly, sang penipu, Artalyta Suryani (Ayin) sang penyuap, Melinda Dee yang diduga membobol dana nasabah Citibank, Nunun Nurbaetie, Miranda Goeltom, Angelina Sondakh atau pun Wa Ode Nurhayati hanyalah sedikit yang bisa dituliskan di sini.   Meski sebagian belum mendapatkan vonis hukuman, keberadaan mereka makin menambah deret manusia yang penghidupannya tidak mapan, meskipun mereka terlihat hidup di atas gar...

Kritik Bagi Pelaku Transgender

Kritik bagi Pelaku Transgender   Pengantar Kaum transgender tak henti-hentinya berulah.  Komunitas yang menentang hukum Allah ini ternyata masih jauh dari kata taubat, bahkan semakin durhaka.  Festival Q! Film yang mengkampanyekan wacana lesbian, gay, bisexual, dan transgender (LGBT) pada tahun 2010 lalu telah mendapatkan penentangan cukup keras dari sebagian besar umat Islam.  Kita tentu berharap tak ada lagi propaganda merusak seputar LGBT.  Namun kenyataannya, acara 10th Q! Film Festival ternyata digelar diam-diam di Jakarta sejak tanggal 1 hingga 8 Oktober 2011 lalu.  Tentu saja, ini menunjukkan bahwa komunitas tersebut kian hidup dan masih mendapat sambutan dari sebagian masyarakat (hidayatullah.com, 6 Oktober 2011).  Tak hanya itu, mereka pun sempat unjuk gigi pada pembukaan pertemuan nasional AIDS IV di Jogjakarta 3 oktober 2011 lalu.  Keinginannya makin kuat, agar pemerintah memberi ruang kepada mereka untuk melakukan berbagai aktivitasny...

PEREMPUAN CERDAS : MODAL KEBANGKITAN

PEREMPUAN CERDAS : MODAL KEBANGKITAN Oleh : Noor Afeefa Wanita adalah tiang negara.  Inilah pernyataan yang paling pas untuk menghubungkan peran wanita dengan negara atau masyarakat.  Pernyataan itu sekaligus menunjukkan bahwa jatuh bangunnya sebuah masyarakat sangat tergantung pada bangkit tidaknya para wanitanya.  Untuk membangkitkan masyarakat terpuruk, bila para wanitanya telah mulai bangkit, maka kebangkitan masyarakat pun tinggal menunggu waktu.  Sebab, hanya dari wanita yang bangkit, akan dilahirkan generasi yang bangkit. Wanita seperti ini pula yang akan memberikan daya dorong terbesar bagi proses kebangkitan sebuah masyarakat.  Di sinilah letak pentingnya membangkitkan kaum perempuan.  Di sini pula urgensi mencerdaskan perempuan sebagai syarat dan modal utama bagi kebangkitan masyarakat.  Sebab, kebangkitan yang hakiki harus dimulai dari kebangkitan berpikir.  Itu berarti kaum perempuan harus cerdas.

DIMENSI POLITIK SEORANG IBU

DIMENSI POLITIK SEORANG IBU Oleh : Noor Afeefa Pendahuluan Ibu biasa diartikan sebagai sosok wanita yang memiliki tugas berkaitan dengan anak-anaknya.  Kedudukan ini memang berbeda dengan isteri yang lebih ditekankan pada tugas-tugas pendamping suami baik dalam urusan rumah tangga maupun sebagai pasangan hidup.  Sosok ibu begitu lekat dengan konteks anak-anak.  Karenanya, seorang wanita belum berkedudukan sebagai ibu apabila belum memiliki tanggung jawab terhadap anak-anaknya meski ia sudah bersuami. Di tengah hingar bingar propaganda keadilan gender saat ini, kaum ibu termasuk pihak yang banyak disasar .  Ini bisa kita lihat dari peran serta kaum ibu dalam berbagai lapangan kehidupan umum (dunia publik). Akibatnya, banyak ibu berstatus wanita karier yang melakukan aktivitas rutin di luar rumah sementara tugasnya sebagai ibu (bagi anak-anaknya) banyak terabaikan.    Pola dan standar kehidupan kaum ibu pun bergeser.   Kualitas seorang...
Karunia Ramadhan bagi Wanita Haid dan Nifas Shaum Ramadhan salah satu ibadah yang tata cara pelaksanaannya sudah ditentukan Allah SWT dan diajarkan Rasulullah SAW ( bersifat tauqifiyah ).  Kaum muslim diperintahkan untuk melaksanakannya tanpa mengurangi dan menambahnya.  Manusia tidak boleh mencari-cari hikmah dan manfaat ataupun alasan di balik pelaksanaan ibadah tersebut, kecuali apa yang telah disebutkan di dalam nash-nash Syara.  Oleh karena itu,  kaum muslim wajib mengikuti semua bentuk perincian ibadah Shaum dengan mengacu pada al-Qur’an maupun as-Sunnah. Dan bilamana hal itu dilaksanakan dengan benar dan hanya mengharapkan ridha Allah SWT maka Shaumnya akan meningkatkan derajat ketaqwaannya. Shaum Wanita Haid dan Nifas Islam membedakan persoalan ibadah shalat dengan ibadah shaum bagi wanita haid dan nifas.  Dalam perkara shalat, Allah SWT telah mengangkat kewajiban tersebut dari keduanya.  Oleh karena itu, mereka tidak diperintahkan meng...

Kepornoan dan Serangan Budaya Barat

KEPORNOAN DAN SERANGAN BUDAYA BARAT Disadari atau tidak, sesungguhnya negeri ini tengah menjadi sasaran serangan budaya Barat.  Diantara bukti yang menonjol adalah makin meningkatnya kebebasan berperilaku, khususnya dalam hal pornoaksi dan pornografi.  Budaya free sex, homo seksual, kebebasan berpakaian, berdandan, hingga kontes kecantikan adalah di antara bentuk yang sudah lama ada.  Berikutnya, produk budaya Barat pun terus mengintai.  Setelah publik ramai-ramai menolak majalah Playboy Indonesia, kewaspadaan terhadap masuknya kepornoan ke Indonesia pun kian digencarkan.  Beberapa waktu lalu, elemen masyarakat menolak kedatangan Miyabi, bintang film porno asing meski hanya untuk main film yang dianggap tidak porno.  Dan kini, rakyat di negeri mayoritas muslim ini kembali mendapat tantangan atas akting bintang porno asal AS dalam film Indonesia. Tera Patrick main dalam film “Rintihan Kuntilanak Perawan” bersama artis film Indonesia. Tentu saja,...